Bandar Judi Dibalik Kekalahan TIMNAS ??

29 12 2010

Mungkin sampai saat ini, masyarakat Indonesia masih menyimpan kekecewaan besar setelah Timsas Garuda ditekuk Malaysia 3-0, Minggu (26/12) .

Terlebih, ada yang berbeda dalam pertandingan kemarin. Permainan Timnas tak berkembang saat bertandang ke stadion Bukit Jalil, Malaysia. Ini tentu berbeda saat Firman Utina dkk merebut kemenangan beruntun sejak babak penyisihan grup hingga semifinal melawan Filipina.

Pelatih Alfred Riedl menuding faktor nonteknis ikut mempengaruhi kekalahan timnas. Ada lampu Laser yang menyorot mata kiper Markus Haris Maulana, ditambah gol perdana striker Moh. Safee yang meruntuhkan mental juang tim Merah Putih. Ada juga kegiatan dan undangan yang dianggap tidak ada hubungan dengan pertandingan digelar PSSI, sehingga mengganggu konsentrasi pemain.

Baca entri selengkapnya »





Nasib Lembaga Hukum Indonesia

12 12 2010

Ada tiga institusi yang saat ini tengah mencari figur yang tepat untuk menempati posisi puncak organisasinya. Ketiga institusi ini, yakni Kepolisian, Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memiliki peran potensial yang sangat penting bagi kelangsungan upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. Institusi-institusi inilah yang dilimpahi wewenang oleh negara untuk menegakkan hukum.

Dibandingkan dengan KPK yang menganut prinsip kepemimpinan kolektif, dua institusi lainnya mempunyai garis komando yang jelas. Keputusan akhir mengenai suatu persoalan berada di tangan Kapolri dan Jaksa Agung selaku pemegang jabatan tertinggi di kedua institusi itu. Kewenangan yang dimiliki dan tanggung jawab yang diemban kedua jabatan itu amat besar karena menyangkut “nasib” bangsa ini. Bagaimana keduanya mengelola institusi itu, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh bangsa.

Karakter institusi kepolisian dan kejaksaan, karena itu, sangat diwarnai oleh karakter orang yang duduk di kursi tertinggi. Sebagai lokomotif, Kapolri dan Jaksa Agung diharapkan mampu membawa institusinya ke “jalan yang benar”. Bila Kapolri dan Jaksa Agung belok ke kanan, institusi pun belok ke kanan, dan bila institusi cenderung belok ke kiri, kedua petinggi itu semestinya sanggup mengarahkannya agar tetap belok ke kanan. Namun, sejauh ini, di antara harapan dan kenyataan masih menganga jurang yang sangat lebar, bahkan curam.

Baca entri selengkapnya »





Download buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’

29 12 2009

Membongkar Gurita Cikeas

Buku ini ditulis oleh George Junus Aditjondro. Judul lengkapnya: Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century. Dilaunching hari Rabu (23/12) di Yogya. Hari Sabtu (26/12), buku yang diedarkan melalui jaringan Toko Buku Gramedia ini ditarik dari peredaran.

“Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus,rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan….

Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”

Silahkan anda baca selanjutnya di buku ‘Membongkar Gurita Cikeas’ yang dapat diunduh pada link berikut ini :

KLIK DISINI





Testimonial Antasari Azhar !

19 08 2009

testimonialReplikDuplikJusticie – Sepertinya Antasari tidak ingin mendekam didalam penjara ‘sendirian’, selain menjadi tersangka terhadap kasus pembunuhan kolega besarnya Nasruddin Zulkarnaen yang berlatarbelakangi oleh asmara, agaknya kali ini Ketua Non Aktif KPK Antasari Azhar sedang ingin ber’Kontroversi’ dengan menuliskan beberapa pengakuan terhadap beberapa kasus korupsi yang sedang ia tangani, yang nge-trendnya disebut sebagai ‘Testimonial’, dengan adanya testimonial ini kabarnya dapat menggeret beberapa petinggi KPK untuk dapat bergabung dengan Antasari di Tahanan.

Berikut isi Testimonial Tersebut :

Baca entri selengkapnya »





Inilah Transkip Rekaman Antasari Azhar & Anggoro

19 08 2009

antasariasharReplikDuplikJusticie – Alat bukti berupa rekaman Transkrip Pembicaraan Antasari Azhar dengan Anggoro Wijaya akan membuka babak baru penanganan kasus Antasari Azhar yang saat ini statusnya menjadi tersangka dalam pembunuhan Narsruddin.

Dalam rekaman yang dilakukan di Singapura ini Ketua KPK Non Aktif Antasari Azhar coba mencari tahu mengapa Anggoro memberikan sejumlah dana kepada oknum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berikut Transkrip rekaman pembicaraan Antasari Ashar dan Anggoro Wijaya:

Anggoro Wijaya: Kita dari Komite Tiongkok, pak. Terimakasih juga. Pertama saya berterima kasih bapak berkenan menerima saya, untuk memberi kesempatan saya untuk melapor.

Antasari: Saya ingin… artinya saya tidak mau KPK ini melenceng dari pada misinya. Silahkan….

Anggoro Wijaya: Iya pak.. Iya pak. Pertama saya ingin minta exit lapor mengenai SKRT-nya proyek ini. Jadi proyek ini merupakan sistem komunikasi radio terpadu Departemen Kehutanan. Saya mulai ngurus ini sejak tahun 1986. Waktu itu, menterinya Pak Sujarwo. Waktu penggeledahan tgl 29 Juli, saya masih di China. Saya tidak berada di Indonesia. Pada hari penggeledahan itu, ada family saya langsung menelpon saya. Family saya ini pernah saya tolong di Surabaya. Nah… Sekarang dia ingin membalas saya, karena selama ini tidak sempat untuk membalas. Kebetulan dia kenal ama pak ***, ***,***karena beliau-beliau ini pernah di Jawa Timur. Menurut pengakuan dia (family saya), dia sudah mengatur Rp 6 miliar untuk ****..penyidik dan juga sopir-sopirnya, waktu menggeledah itu, pak.

Baca entri selengkapnya »





Indonesia di Ambang Kudeta ?

19 03 2009

Buruknya kinerja KPU sampai saat ini tidak dapat lagi ditolerir. Pemilu yang jujur dan adil dinistai dengan dugaan terjadinya manipulasi daftar pemilih tetap (DPT). Krisis politik menghantui Indonesia yang dapat berakhir pada kudeta.

Menurut pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU), Ridwan Rangkuti, manipulasi DPT merupakan penistaan demokrasi menjelang pemilu ini. Hal tersebut tidak dapat ditolerir, jika terbukti terjadi. Namun jika DPT itu mengakibat tertundanya pemilu yang kemudian terjadinya penundaan pemilihan presiden (pilpres), ancaman terjadinya krisis kepemimpinan di Indonesia seperti tahun 1998 bisa terulang kembali.

Baca entri selengkapnya »





Dugaan Keterlibatan Israel dalam Serangan WTC Amerika Serikat

11 03 2009

wtc_9-111Media Amerika Serikat (AS) New York Times menyebut dugaan keterlibatan Israel dalam serangan gedung World Trade Center (WTC) AS pada 11 September 2001 lalu. Tudingan ini dianggap bukan hal yang baru. Sebab, waktu awal serangan ini terjadi banyak pihak yang juga menuding hal yang sama.

Keterlibatan Israel tersebut berawal karena terungkapnya sebuah nama Ali al Jarrah. Ali adalah seorang agen Mossad, dinas rahasia Israel. Ali ini adalah sepupu Ziad al-Jarrah, yang merupakan salah satu pembajak pesawat dalam tragedi itu.

Sejauh manakah kebenaran dugaan keterlibatan Israel tersebut?

Baca entri selengkapnya »