Ketika ‘Secret code’ terbocorkan

12 12 2010

Militer menuding itu adalah tindakan kejahatan. Ketika Bradley Manning, pemuda yang baru menjadi tamtama, mengunduh puluhan ribu kawat diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat ke dalam CD, ia dituding melakukan tindakan kriminal. Kegiatan iseng untuk membunuh waktu kosong di posko Angkatan Darat Amerika Serikat di Irak pada November 2009-April 2010 itu digolongkan tindakan kriminal berat. Bradley, tentara polos itu, dianggap melanggar peraturan 18 US Code Section 1030. Dia dituding membobol komputer secara tak sah.

Sepele? Kelihatannya begitu. Tapi itu tak seberapa dibandingkan dengan tindakan Julian Assange, warga Australia, yang mendirikan WikiLeaks. Lembaga itu mungkin dalam terminologi anak gaul Jakarta disebut “superbocor”, bukan “bocor alus”. Ya, sejak 28 November 2010, Assange telah membuka lebih dari 250 ribu pembicaraan diplomatik antara kantor Kedutaan Besar Amerika dan Departemen Luar Negeri Amerika–11 ribu di antaranya berkode rahasia.

Semua dibeberkan dengan terang benderang. Mulai makian Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, pembatalan pesanan ruangan di Hotel JW Marriott Jakarta oleh Kedutaan AS sehari sebelum terjadi ledakan bom di hotel tersebut, sampai fenomena serial TV Desperate Housewives di Arab Saudi, yang dianggap ampuh untuk meredam keinginan jihad di negara itu, ada di sana.

Hillary Clinton, Menteri Luar Negeri Amerika, sampai tak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya berujar pendek, “Assange telah membahayakan dirinya sendiri.”

Assange–meski kini ditangkap karena tuduhan pencabulan di Swedia–tak gentar dengan semua ancaman itu. Dia memegang prinsip seperti para “peniup peluit” kasus-kasus penting lainnya: semakin banyak data penting yang dibagikan ke media, maka akan semakin aman sang pembocor.

Pembocoran data yang sudah dimulai Assange memang tak bisa dihentikan. Informasi-informasi rahasia terus mengalir bak tsunami. Beribu cara ditempuh untuk menghentikan langkahnya, dari senator Amerika yang meminta Amazon.com membekukan server Internet tempat dia menyimpan data sampai menekan PayPal, Visa, dan MasterCard untuk menghentikan rekening donasi WikiLeaks. Semuanya tak mempan. Para peretas membalas dengan menyerang server-server Visa dan MasterCard.

Saat satu server WikiLeaks dibunuh, puluhan server lainnya yang serupa muncul di mana-mana. Saat Amazon memberangus servernya, dari sebuah ruang bawah tanah di Swedia, situs WikiLeaks nongol lagi. Situs ini tak bisa dibunuh. Mengapa?

Pertama, ada puluhan peretas yang melindunginya. Lagi pula kini dokumen WikiLeaks tidak ditaruh di satu server tertentu. Dia menyimpannya dalam jutaan komputer di seluruh dunia. Assange menyimpan berkas berukuran 2,2 megabita dengan teknologi Torrent. Ini adalah teknologi berbagi yang biasa dipakai untuk membagikan film atau musik bajakan tanpa terlacak. Mustahil untuk memblokirnya. Seperti halnya dulu lagu MP3 bisa diunduh dari komputer mana saja. Assange sudah sekelas Shawn Fanning, pencipta teknologi berbagi lagu Napster, yang membuat industri rekaman kelimpungan. Teknologi Torrent itu muskil diblok.

Anda setelah mengunduhnya (dari http://wikileaks.ch) baru bisa membukanya dengan aplikasi Torrent, misalnya uTorrent (uTorrent.com). Hasilnya adalah sebuah berkas dokumen dalam format *.7z. Ini format kompresi seperti Zip atau Rar. Anda bisa membukanya dengan aplikasi 7zX.

Assange adalah sebuah teriakan terhadap kebobrokan dunia. “Sebuah masyarakat demokratis membutuhkan media yang kuat dan WikiLeaks bagian dari media tersebut. “Media ini,” kata Assange, “terus membantu pemerintah untuk jujur.”

 

Sumber : @TempoInteraktif


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: