Lagi Depresi campur Stress

13 10 2008

Memang benar yah kata orang-orang bilang, masa tamat kuliah adalah masa-masa bahaya dan dilema, itu pula yang sedang saya rasakan saat ini, setelah selesai dan resmi menerima surat Ijazah kelulusan S1 dari Fakultas Hukum UISU (Universitas Islam Sumatera Utara) yang saya terima pertengahan bulan Ramadhan yang lalu diri saya tidak lepas dirundung oleh kegelisahan-kegelisahan dan dilema tentang hal “Mau Kemana Saya Selanjutnya?”

Dikepala saya dikerumuni oleh pemikiran-pemikiran akan bagaimana saya dimasa depan? dan apa yang harus saya perbuat ? apakah saya harus menjalankan apa yang telah menjadi cita-cita saya sebelumnya? atau apakah saya harus menyerah dengan waktu ? bayangan antara meniti karier hukum mulai dari nol dan UANG selalu berada dikepala saya, kalau saya memilih meniti karier di bidang hukum tentunya saya tidak akan menghasilkan uang yang cukup untuk kebutuhan hidup saya sementara saya sudah tidak ingin lagi bergantung pada orang tua saya, atau saya pilih saya UANG dengan bekerja kemana aja asalkan dapat UANG tapi hal itu mungkin saja tidak kekal dan cita-cita saya yang ingin menjadi praktisi hukum putus ditengah jalan donk? jadi apa yang harus saya lakukan ???

Kemudian, permasalah lain muncul, saya bingung di tengah jalan, emang saya bodoh kali yah, saya jadi depresi dengan hal ini, cita2 saya ingin jadi praktisi hukum kok terhambat ditengah jalan yah, kadang pengen jadi lawyer tapi mulai dari mana awal nya ?? apakah saya magang dulu ?? atau saya pendidikan PKPA (pendidikan khusus Profesi Advocasi) dulu?? atau sebaliknya ? jadi bingung saya. Mohon bantuannya donk buat abang-abang sekalian yang udah ada dijalur profesi hukum beri donk saya komentar yang membangun bagaimana cara saya kesana. Saat ini saya ingin berniat sih “Apply” kan lamaran ke LBH MEDAN cuma proses bagaimana peng-applyannya saya juga bingung.

Menyesal saya kemarin pas PKL (praktek kerja lapangan) di POLSEK, kenapa gak ke LBH aja kemarin, jadinya setelah tamat saya mulai dari “0” lagi semua, gak ada channel dan gak ada kenalan, kalo pun ada itupun dosen saya, saya tentunya tidak bisa berharap banyak dari mereka.

Bagaimana donk,…

Depresi kali ah,… dagh tuh campur stress pulak lagi

mohon saran dan bimbingannya

Demikian,


Aksi

Information

9 responses

13 10 2008
sejutaasa

Bang lakukan yang harus dilakukan, saya hanya menyarankan coba-coba melamar dulu ke salah satu LBH, ada pepatah “orang memanjat pohon pasti dari bawah” begitu juga dengan karir. Kalau dari atas namanya bukan memanjat… karier dan uang akan seirama, uang akan mengikuti karier. GOOD LUCK !

17 10 2008
djoqo....

Pernah nonton Kungfu Panda???kalo belom nonton lu sana, jadi tau maksud dari cerita ini…kalo pernah, ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita film tersebut, walopun film animasi, tapi keren bro, dari pada film hantu-hantu yang kagak jelas…=) heheheheh

1. The secret to be special is you have to believe you’re special.

Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial.
Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa.
Seperti kata Master Oogway, You just need to believe

2. Teruslah kejar impianmu.

Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya disebut Present hadiah. Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

3. Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu

percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.
Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po . Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya.
Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

4.Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.

Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain.Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang dirugikan.

5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.

Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung
akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan nyawanya.Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja
mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan
ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak membuahkan hasil yang signifikan.Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke arah yang keliru.

6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.

Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

7. Keluarga sangatlah penting.

Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?

Moga ada manfaat nya Gon….

Ni kuambil dari http://www.antonhuang.com...

Jangan menyerah bro…..

17 10 2008
fine net

hen ngapain kamu depresi kayak gitu. bikin malu aja donk a…..h!!!!!!!!.semut aja gak sekolah bisa hidup. kamu SH kok gentar gitu seh. Susah Hidup ya……klu gak kuat lagi bunuh diri aja. tmn aku yg disebelah yg bikin ide ini lho…..aku gak ikut-ikutan. mendingan datang aja ke Fine cari insfirasi bareng konco2 disini.wkwkwkwkwkwkwkwk

21 10 2008
Putri

kw gk akan dapet aPa2 kl gk mw berusaHa..
jd berusaHa La dulu bro,,
jGn nyeRah gto..
key..
sep la..
bungkus terus..
hahahaha…

25 04 2010
Ginta

koq jadi ngomongin kungfu panda ya..??hahahah

memang intifilm tersebut, bisa menginpirasi kita untuk maju ya…!
menuju kesuksesan 1% bakat dan 99% kerja keras…mungkin itulah yg perlu kita pahamin dan kita laksanakan…!!
kita sama2 belajar boz,,walupun sulit untuk memulai sesuatu…!!

good luck untukkita semua..

18 05 2010
benny

kita senasib broo . wa depresi campur stress. abis kuliah mau kemana ?. saking wa pinternya , banyak jalannya. wa juga ingin mandiri tidak bergantung pada orang tua, masalah uang meng hantui.
kalau mulai dari bawah mulai dari yg mana? soalnya umur udah 24 tahun pas lulus kuliah .kalo ibarat manjat pohon dari bawah , panjat pohon yg mana? nah kalo wa salah panjat gimana? waktu wa abis kebuang lagi ? kan banyak jenis pohon di hutan. sekali panjat harusnya pohon yg tepat langsung sukses gitu.atau kayak orang2 natinya lompat dari satu pohon ke pohon yg lainnya ( keluar masuk perusahaan)
sebenarnya wa kedesak waktu. sebenarnya wa musti buru2 sukses dan kaya ( ada duitnya dan mandiri). soalnya cewek wa minta dikawinin cepet2 , bukan karena wa hamilin loh. kata doi dia udah umur 24 tahun kata orang kalo ampe 30 tahun cewek baru melahirkan susah untuk bisa punya anak .dilain sisi ortu mau gue cepet 2 mandiri.
masalahnya wa anak bangku kuliahan nol besar dalam dunia kerja yg proesional. pengalaman kerja di luar sektor formal sih ada sebagai pedagang.
akhirnya tau ga bro yg wa kerjain?.

pertama2 sambil kuliah wa ama doi tunagan , trus nerusin usah kk gue yg nombok terus , soalnya wa juga nol besar dalam pengalaman usaha.lalu pas lulus kuliah cuma beda 3 hari wa langsung meried. jadi wa di wisuda tanggal 24 november menikahnya 27 november tahun yg sama. tau ga broo modal kawin juga boleh ngutang punya. wa sempet lamar kerja ke perusahaan 2 dan musti mulai dari bawah ,waduh wa ga bisa soalnya mau buru2 nikah dan lagian takut salah manjat pohon.
ternyata setelah wa alami ternyata sampe sekarang wa ga bisa mandiri , semua di bangun dengan batuan ortu , mertua .dan yg pasti Tuhan yang bantu .
wa kasian ama pacar wa .
sebenarnya wa pernah berpikir kalo tidak menikah dulu lalu asal panjat pohon bisa setengah sukses, terus belajar dari kesalahan 2 panjat pohon akhirnya pasti dapaat pohon yg tepat lalu sampe puncak pohonnya alias sukses punya banyak uang.
tapi harga yg di bayar yaitu kehilangan kekasih dari kuliah wa dan waktu yang terbuang untuk meniti karir dan uji coba try dan eror.
nah karena ga mau kehilangan kekasih dan kasian ama doi wa berkorban broo wa harus buang keinginan untuk mandiri itu dan karir wa tunda dulu , lalu sekarang wa jadi pedagang.
tentu saja pilihan ini wa ambil karena ada tuntunan dari Tuhan dan rasa kasian ama doi serta dukungan ortu dan mertua.
nah sekarang wa punya dua anak , istri sebenarnya bisa di bilang wa dah sukses ( berkeluarga) dan kaya ( punya anak 2) , dan mandiri sekarang wa jadi pedagang bisa kasi makan anak istri wa.
tapi keingin untuk meniti karir dan menjadi profesional masih ada di hati wa , ini keinginan yg be;lum tercapai. wa yakin jika wa mau wa bisa jadi profesional dan meniti karir. mudah2 an Tuhan yang Maha Esa , dah siapin jalan buat wa jadi profeional meniti karir dan menciptakan sukses yg wa impikan.
mudah 2 u juga bisa broo.

23 05 2010
yuhendrablog

@ALL
ALhamdulillah,.
berkat doa rekan2 semua,
dan keluarga serta teman2 terkasih,
saya akhirnya bekerja menjadi Abdi Negara di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungbalai…
sebuah tanggungjawab yang harus terus di jaga, dan di jalankan..
semua usaha jika kita optimis pasti hasilnya akan sangat puas, 🙂

23 05 2010
yuhendrablog

@pak benny
wah, pengalaman yang sangat menarik,
banyak pelajaran didalamnya,
semoga rekan2 yang baca menjadi termotivasi dengan kegigihan pak benny dalam menjalani hidup ini…
terima kasih atas semangatnya,
semoga sukses selalu dengan usaha nya..🙂

9 07 2010
ketika waktu telah terjadi « uta_as.Blog

[…] ketika waktu telah terjadi ketika uta as sedang depresi ? […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: