Dukung atau Tolak RUU Pornografi ??

18 09 2008

Saya berjalan-jalan ke milisnya “Blawgger” Sebuah komunitas Blogger yang mayoritas isi blognya menyajikan informasi tentang hukum dan kemanusiaan, dalam milis tersebut saya baca dan perhatikan rupanya para anggotanya lagi sibuk memperbincangkan soal RUU PORNOGRAFI, tak terkecuali bang ANGGARA, bang YANCE dan BANG AMRIE HAKIM juga ikut membahasnya, terlepas dari itu kecemasan dapat dirasakan dari hasil perbincangan di milis ini, walaupun perbincangannya tidak secara langsung terucap dari mulut melainkan dari satu email ke email lainnya, namun cukup membuat pikiran kita terang dan benderang menyangkut persoalan RUU PORNOGRAFI ini.

RUU PORNOGRAFI yang katanya akan segera disah kan oleh Anggota DPR (yang terhormat) di gedung senayan ini mencuatkan sejumlah PRO dan KONTRA, tidak hanya di masyarakat tetapi juga di Milis nya Blawgger sendiri, tidak semua praktisi Hukum yang setuju dengan pemberlakuan RUU ini, namun banyak juga yang Menolak Pemberlakuan RUU ini, tentunya dengan sejumlah alasan yang logis (orang hukum harus logis) .

Berbagai alasan mulai muncul kepermukaan, mulai dari yang PRO, yang menyatakan bahwa RUU ini harus segera diberlakukan seperti sejumlah alasan yang dikemukan oleh BLOG INI (silahkan mas langsung meluncur ke TKP), sampai dengan yang KONTRA, seperti yang dikatakan oleh BLOG INI juga (malas kali sih bang nulisnya, kok pake link aja kerjaannya,…) .

Saya juga perhatikan pendapat beberapa member Blawgger Indonesia yang menyalin tulisan dari beberapa media massa cetak yang kesimpulannya RUU ini dapat membuat bingung masyarakat dalam penerapannya dan takutnya RUU dapat disalahgunakan semena-mena oleh Aparat penegak hukum karena adanya beberapa pasal KARET (pasal ada yang karet juga yah bang,?) maksudnya MULTI TAFSIR dalam penerapannya, seperti apa yang disampaikan oleh Bang NANANG HERIYANTO,

info yang saya baca di jawa Pos hari ini Senin 15 September 2008, menyatakan, bahwa suami istri yang menyimpan barang porno (atau dianggap/ dikategorikan porno) dirumah juga bisa dikenakan UU ini dan bisa dihukum.

karena pasal2 dalam UU ini adalah pasal karet dan bisa digunakan sekehendak hatinya oleh Aparat hukum.

Misalnya ada pasal dalam UU ini yang mengatur bahwa

“setiap orang dilarang memperdengarkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi (pasal 6) Bila melanggar dipidana paling lama 4 tahun atau denda paling banyak dua milyar rupiah”

karena bahasa hukum, maka tidak bisa hanya digabung baru bisa dihukum.. tapi dengan kata menyimpan saja bisa dihukum…

Mohon pengertian DPR yaa….
kalau terlalu fleksibel begini, menyimpan kondom juga bisa dihukum
Jadi tolong yang merasa paling beriman, dalam DPR, jangan memaksa kehendak begitu dong….

karena penari bali, atau penari jawa juga bisa dihukum.. sebagaimana ketentuan pasal 1 UU ini.

bahkan karena fleksibelnya. .. saya amati dalam bahasa hukum… perenang putri juga bisa dihukum….
Binaragawan juga bisa dihukum….

saya anti maksiat dan pornografi.. ..
tapi kalau didalam UU ini mengatur sangat luas dan pasal karet seperti pasal 1…
berarti kita melarang tari bali…
orang papua bisa dihukum semua…
perenang putri tidak boleh pakai baju renang,
Binaragawan putra bisa kena hukum…
karena bisa menimbulkan hasrat sexual
Petinju pemain sepak bola harus pakai celana panjang…
anak sekolah meski SD harus bercelana panjang
anak sekolah yang putri harus berkerudung dan berjilbab…
orang perempuan keluar rumah harus berjilbab…
(kalau pakai rok dan kaos bisa dianggap membangkitkan hasrat seksual)
pergi ke mall… tidak boleh pakai rok dan kaos
karena bisa di-cap menimbulkan hasrat sexual
atau melanggar norma kesopanan, oleh masyarakat yang merasa paling religius dan merasa sebagai wakil Tuhan di dunia)
Film2 yang pemain wanitanya tidak berjilbab, tidak boleh beredar….
penyiar TV yang tidak berjilbab tidak boleh….

Yang lebih disayangkan dalam UU ini adalah membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk mencegah… padahal ini sudah masuk urusan polisi…
Kalau dibiarkan rakyat bisa terancam , karena segelintir masyarakat lain dengan cara preman bisa memanfaatkan ini utk memaksakan kehendaknya. ..
bisa nanti apotik diserbu massa yang mengaku paling religius karena menjual kondom…
bioskop bisa diserbu jika memutar film Asterix (Film remaja), padahal tidak porno, tapi karena si cewek sangat cantik bisa dianggap menimbulkan gairah sexual atau dianggap bertentangan dengan norma kesopanan masyarakat sesuai pasal 1 UU ini

Jadi mohon pada DPR….
kalau mau anti pornografi yang jelas dan tegas…

jangan dengan UU seperti ini yang ngelantur dan bisa menyeret siapapun untuk dihukum meski tidak berbuat yang pornografi

Apalagi menyerahkan tugas polisi kepada masyarakat luas….
bisa2 dimanfaatkan oleh sebagian kelompok masyarakat yang mengaku paling religius dan wakil Tuhan di dunia… untuk menyerang… membakar dan memukuli anggota masyarakat yang lain

saya pikir ini bukan problem masyarakat papua dan bali aja yang secara tegas menolak UU yang terlalu melebar kemana2 ini…

Semangat sekali Bang NANANG mengulasnya, dan hal itu adalah kewajiban bagi kita untuk melihat apakah para legislator kita telah bersungguh-sungguh untuk membuat sekaligus mengesahkan RUU PORNOGRAFI ini, dan tidak sekedar “asal selesai siap saja”, namun dikemudian hari menimbulkan berbagai persoalan dalam penerapannya.

Kalau ditanya DUKUNG atau TOLAK RUU PORNOGRAFI kepada saya, saya tegas menjawab DUKUNG, apabila pengaturan tentang pornografi dalam RUU itu tepat sasaran, misalnya penjualan VCD, DVD atau gambar2 yang berbau Pornografi atau segala hal, namun saya juga bisa berubah menjawab TOLAK jika RUU itu mengenyampingkan Beberapa Adat Istiadat bangsa ini seperti halnya saudara kita di BALI dan PAPUA.

(Yah kalau lebih amannya lagi, mending gak usah ada sama sekali, ngapain repot-repot buat RUU baru, wong KUHP aja sudah cukup kok untuk ngeberantas hal yang begituan, gak cukup anda rasa?? gampang kok ? tunggu aja RUU KUHP dan KUHAP yang mengatur lebih dalam masalah porno2 begituan, ya gak bang ?)

Oh ya, bagi rekan-rekan yang mau draft RUU PORNOGRAFi bisa BLOG INI.

Demikian,


Aksi

Information

10 responses

18 09 2008
sejutaasa

Komentar terakhir setuju bang… KUHP khan sudah mengatur.. yang urgen menurut saya RUU KUHAP dan KUHP segera di GOL kan !!!

Sama dengan pendapat abang, memang seharusnya RUU KUHP dan KUHAP yang harus dibahas duluan, toh masalah pornografi juga bakal di bahas dalam RUU tersebut.

19 09 2008
ruben bukan onsu

wah.. no comment dah.. soalnya dipandang dari berbagai sudut pandang semuanya bener…hehe

Ahhh,… bang ruben bisa saja
terima kasih atas komentnya komandan😀

19 09 2008
gede krisna

biar anggota dewan dpt uang lembur aj. kali aj mereka bingung, masalah ap yg perlu diangkat biar dpt uang lembur. mrk tiap rapat kn dpt duit, usahakan biar lambat selesainy ny berarti akan menambah pundi2 uang mereka. Anggota legeslatif bego…


Apalagi kan mau Lebaran,
kudu kejar setoran buat THR, bang !! ….😀

19 09 2008
anton

RUU ini terlalu seksis. perempuan udah jadi korban, eh, mash disalahkan. seharusnya ada UU yg melarang laki2 bermata jelalatan aja. itu lbh fair.

Usulan yang bagus tuh, bang !!

20 09 2008
argama

pihak2 yg jd ujung tombak di masing2 sisi, pro dan kontra, sama2 tdk lagi berpikiran jernih, smua sudah terjebak dlm perdebatan di luar konteks… di pihak yg satu, isu2 agama dan disintegrasi dibawa2, padahal ga ada hubungannya sama isi RUU, bahkan yg arah sikapnya justru bak mendukung pornografi pun ada, walaupun ga smua… eh, di pihak yg lain, ada yg kecolongan gara2 ada “oknum” anggota dewan yg menjuluki RUU ini sbg kado ramadhan… lho, mau bikin peraturan ato bikin kado? pantesan isi RUU-nya kurang kualtas, soalnya cuma buat kado, hehe… proses legislasnya jg ga transparan, ga bisa dipertanggungjawabkan secara sosial dong… ya ngga, ndra? stuju usul yuhendra kok dari dulu, beresin KUHP yg ada aja dulu…

23 09 2008
playboy

Masih ada nyang nolak RUU juga … eh susah banget dibilanginnya.. ini orang apa binatang sih !!! kalo elu masih nolak juga, jual aja ANAK ama ISTRI lu jadi ARTIS BOKEP !!! tonton tuh pas mereka lagi TELANJANG !!! emang enak ye keliatannya? kalau ia, berarti elu termasuk golongan BINATANG !!! dasar BEGO !!!

23 09 2008
Yudhistira

Itu sih Playboy ngomong, apa buang air besar sih,?
seperti orang tidak sekolahkan saja, muncung selemak dan sesuka ndase aja ngomong, apa ini ciri2 dari masyarakat yang PRO RUU ini untuk meluapkan aspirasinya dan menemui kebuntuan kemudian memaki2 pihak laen, apa orang seperti ini yang mengaku paling ALIM sedunia sehingga tidak menghargai arti dari sebuah DEMOKRASI dan arti dari sebuah PERBEDAAN, ….

MAs Playboy yang diatas saya, yang katanya TERHORMAT
saya punya pesan untuk saudara SEKOLAHKAN dulu MUlut saudara baru saudara boleh berkomentar, seperti masyarakat yang tidak pernah disekolahkan saja, gembel sekalipun mengerti arti dari sebuah sopan santun.
Jangan sombong Saudara !!!!

Terima Kasih

28 09 2008
Gamank

Marilah kita berpikir global dan jangan jadi bangsa yg MUNAFIK…SAY NO TO RUU pornografi…urusi dulu kepentingan rakyat,masih banyak rakyat yg kelaparan,pengangguran,korupsi merajalela…jangan membahas yang TIDAK BERGUNA…Maju Indonesiaku….Bhineka Tunggal Ika..

19 10 2008
syarif

Tolong RUU APP itu juga mengatur orang di Indonesia jangan memakai Jilbab, karena hasrat seksual saya pasti naik kalau lihat cewek berjilbab, gimana nih Bapak/Ibu di DPR yang goblooooooooook yang membuat RUU ini, banyak loh temen gw yang cuma lihat mata cewek langsung terangsang, kalau gitu kita musnahkan aja wanita di dunia ini,,,, dasar gobloooooook sich banget Bapak/Ibu di DPR yang membuat RUU ini , mengatur cara berpakaian seseorang, atur aja iman loe orang supaya jangan korupsi lagi, kita memang bukan Amerika tapi jg bukan Arab Saudi, kita ini Indonesia, selama ini saya belum melihat orang memamerkan auratnya di depan umum kecuali orang gila, jadi gue rasa salah satu pasal itu hanya utk org gila seperti Bapak/Ibu di DPR yang setuju RUU ini, atau Bapak di DPR yang menyetujui RUU ini dulunya pemerkosa yah, jadi takut lihat cewek seksi nanti memperkosa lagi….goblooooooooook banget sih yang setuju isi RUU ini, otak dan iman orang Indonesia di anggap Idiot ama Wakil Rakyat kita……..

12 11 2008
Waspada!!bahaya hijau

UU INI CUMA AKAL BULUS GERAKAN ISLAM RADIKAL DAN SEKUTUNYA YANG UJUNG2NYA MEMBUAT NEGARA INI AKAN MUNDUR MENJADI TALIBAN….
JILBABISASI,ARBISASI…DLL ITU TUJUANNYA! JANGAN KESINGGUNG MEMANG ITU KENYATAAANNYA..
WASPADA!!! GERAKAN INI NYATA DAN SUDAH MENYUSUP KE PARLEMEN
HABIS UU A PORNOGRAFI LALU WAJIB JILBAB,WAJIB SORBAN DAN WAJIB “HIJAU”

—BTW SILAHKAN MAU CACI MAKI GW PARA SEKUTU TOLOL —–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: