Dongkrak Popularitas Kampus, Mahasiswa Rela Berdemo.

24 06 2008

marak nya aksi demonstrasi mahasiswa beberapa bulan ini tidak terlepas dari campur tangan civitas akademika kampus, terbukti setiap ada penerimaan mahasiswa baru pertengahan tahun selalu aja ada isu-isu yang menjadi bahan demo bagi mahasiswa. disini terlihat bahwa aksi-aksi mahasiswa bukan hanya bertujuan untuk menyampaikan aspirasinya tetapi juga bertujuan mendongkrak popularitas kampusnya.

seperti hal nya peristiwa Mei 1998, siapa yang kenal KAMPUS TRI SAKTI sebelum kerusuhan mei tersebut, setelah ada yang meninggal dunia dari kerusahan tersebut yang kebetulan mahasiswa Tri Sakti sontak nama KAMPUS TRI SAKTI menjadi terkenal se Indonesia, setelah tahun kerusuhan tersebut banyak para calon mahasiswa berebut masuk untuk berkuliah dikampus tersebut. Kemudian aksi demonstrasi yang dilakukan oleh UNM (universitas Negeri Makasar) yang marak diberitakan media televisi yang melakukan demonstrasi dengan kekerasan. Masih ingat dan segar dalam ingatan tragedi UNAS (Universitas Nasional), sebelum kejadian tragedi UNAS tersebut nama UNAS tidak setenar saat sekarang ini.

Setelah UNAS disusul kemudian oleh Universitas Atmajaya, yang kemarin berdemonstrasi dengan membakar sebuah mobil Plat Merah Toyota Avanza sengaja didepan kampus mereka, apa tujuan dari semua ini ??? inikah demonstrasi yang tercermin dari seorang mahasiswa ??? kalo tidak lain dan tidak bukan adalah ajang cari popularitas kampus. Yang saya anehkan , mengapa setiap demonstrasi yang dilakukan dengan besar2an dan didepan kampus selalu aja terjadi dibulan2 penerimaan mahasiswa baru ??? apa artinya ini kalo bukan untuk mencari popularitas kampus dengan harapan agar banyak calon mahasiswa yang masuk ke kampus tersebut. sungguh ironis memang, kampus terkenal bukan karena kwalitas pendidikannya tetapi terkenal dengan kwalitas demonstransinya. demikian.


Aksi

Information

9 responses

24 06 2008
dhy

iya ya bang,,,
hmm,,,
dni ga pernah merhatiin pula tanggal2 orang demonstrasi,,
heheh,,

soalnya waktu dini lagi d politik,,,
setiap ada masalah di pemerintahan,,
pasti langsung ngadain aksi,,

gak hanya waktu penerimaan mahasiswa baru aja,,
mungkin karna politik usu da terkenalx ya,,

jadi,,ga perlu waktu lagi penerimaan,,
heheh,,

becanda ja bang,,
cuma biar jangan stressx mikirin masalah2 neagar kita ini..
=]

24 06 2008
dhy

iya ya bang,,,
hmm,,,
dni ga pernah merhatiin pula tanggal2 orang demonstrasi,,
heheh,,

soalnya waktu dini lagi d politik,,,
setiap ada masalah di pemerintahan,,
pasti langsung ngadain aksi,,

gak hanya waktu penerimaan mahasiswa baru aja,,
mungkin karna politik usu da terkenalx ya,,

jadi,,ga perlu waktu lagi penerimaan,,
heheh,,

becanda ja bang,,
cuma biar jangan stressx mikirin masalah2 neagar kita ini..
=]

25 06 2008
Tondi

Kalau kita mebuat daftar dari semua korban (nyawa dan harta benda) yang muncul di jaman ‘reformasi’ ini dan membandingkannya dengan ‘hasil’ yang kita peroleh maka kita akan menemukan sebuah sejarah yang berbentuk lonjong. Nol Besar!
Apakah kita berpikir bahwa dengan terus menambah jumlah korban ke altar pengorbanan kita akan membuat kehidupan ini lebih baik? Kalau benar demikian tak heran bila tak lama lagi dinosaurus dan tyrex menjadi guru kebudayaan kita. Stone age? Ice age?

25 06 2008
Jeffry Handhika

Assalamualaikum Wr. Wb
Setelah membaca tulisan saudara saya kurang sependapat atas pemikiran anda. saya akan menggunakan pendekatan fisikan untuk meremidiasi pernyataan saudara. kita ambil sebuah plastik yang diisi air. kemudian plastik itu kita tekan. jika tekanan yang diberikan kecil (infinite) maka pengaruhnya sangat kecil. tetapi jika tekananya besar akan menimbulkan tekanan ke segala arah yang menyebabkan plastik tersebut pecah. jika tekanan kita asumsikan sebagai kebijakan dan molekul air sebagai rakyat (elemen mahasiswa) maka kita bisa memprediksikan kenapa mahasiswa berprilaku demikian. satu hal yang perlu kita sadari bersama bahwa kebijakan kenaikan BBM adalah kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. perubahan kebijakan kenaikan BBM ini tentu akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan. jika kita misalkan kebijakan kenaikan BBM merupakan fungsi P yang bergantung pada banyak fungsi misalnya B(x,y,z,p,t,..dst), maka pemerintah harus berhati-hati dalam memutuskan kebijakan ini. dan Secara MATEMATIS TIDAK BOLEH MENGANGGAP satu variabel yang mempengaruhi B ini konstan!!. karena semua faktor adalah penting dan semuanya mempengaruhi kesetabilan negara. pemerintah boleh mempunyai anggapan dan memprediksikan suatu saat nanti akan terjadi kesetimbangan dalam artian inflasi akan normal kembali, TETAPI tidak serta merta dengan menganut prinsip ini maka dengan seenaknya menaikkan harga BBM. walaupun ketika pemerintah mengasumsikan akan terjadi kesetimbangan atau kesetabilan, kesalahan dalam mengambil kebijakan karena mengabaikan faktor2 yang mempengaruhinya akan menyebabkan proses tersebut berjalan lama dan menyebabkan rakyat menderita.
dari apa yang telah saya paparkan diatas jelas nahwa jika kita sama-sama menganut prinsip sebab akibat maka prilaku mahasiswa yang demikian adalah efek dari kebijakan yang serta merta diputuskan oleh pemerintah dan ada kemungkinan kebijakan tersebut tidak diprediksikan secara matang (bisa juga karena pengabaikan faktor tertentu). untuk itu kepada semua pihak yang menyatakan bahwa tindakan mahasiswa yang anarkis akhir2 ini tolong direnung-renung dulu.
bila ada tanggapan mengenai pendapat saya ini harap kirim email ke
jeffry_handhika@plasa.com or via friendster.
YAKUSA

25 06 2008
fisto

tulisan Anda terlalu dangkal…maaf, saya tak sependapat….

25 06 2008
iwan

mungkin yang Anda maksud itu salah satu faktornya yah? bisa jadi… gw juga dah muak sama aksi seperti itu!!! kenapa demonstrasi bisa kayak gitu!!! ga ada jalan keluar, ayolah buat jalan keluar yang baik. gw yakin ga semua mahasiswa seperti itu!

iwan.,

25 06 2008
yuhendrablog

@ All
Terima kasih telah mengunjungi blog saya
tulisan ini adalah tulisan saya adalah hasil pandangan saya selama ini
saya amati bulan2 demonstrasi selalu saja terjadi dalam skala besar saat bulan-bulan penerimaan mahasiswa baru,…

rekan-rekan sekalian boleh berbeda pendapat dengan saya
adalah warna tersendiri perbedaan dalam setiap diskusi
bagi saya, cara demonstrasi bukan hanya dengan cara-cara yang akan berujung dengan ANARKI, mari kita cari solusi, turun ke jalan bukanlah solusi yang nyata.

mengenai kenaikan BBM dan segudang alasannya,
kita sebagai mahasiswa harus bisa memandangnya jangan hanya dari sebelah sisi saja, tapi sekali2 pandang lah dari sisi pemerintah
jangan sampai, hal-hal ini dimanfaati oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

terbukti, apa yang dinyatakan oleh kepala BIN sore tadi (25/06/08)
bahwa CHAOS yang terjadi pada kerusuhan ATMAJAYA adalah hasil rekayasa seseorang yang berinisial “FY” , sungguh disayangkan jika aksi mahasiswa di tunggangi oleh segelintir orang.

dari tulisan saya, saya hanya menuliskan apa yang saya perhatikan
bukan hanya pada tahun ini, tetapi pada tahun sebelumnya
dan itu terbukti, bahwa semakin banyak muncul nama KAMPUS di televisi dengan aksi DEMONSTRASI nya, maka semakin POPULER kampus itu, sangat disayangkan mahasiswa yang hanya menjadi KOMODITI KAMPUS nya.

demikian

26 06 2008
achoey sang khilaf

wah masuk akal juga tuh. postingan yang cerdas🙂

2 07 2008
yuhendrablog

@bang achoey
Terima kasih bang atas sanjungannya
^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: