‘PETRUS’ Sejarah Kelam Rakyat Indonesia

9 01 2009

Coba saja cari kisah ‘petrus’ (penembak misterius) dalam buku-buku sejarah yang diedarkan di sekolahan. Sama saja dengan berbagai peristiwa-peristiwa lain, kemisteriusan ‘petrus’ tetap di kawal untuk tidak diketahui oleh manusia-manusia dini dalam sebuah paparan yang adil. Kisah ‘petrus’, yang gegar dari tahun 1983-1985, mungkin rata-rata hanya hadir di benak orang-orang hidup setelah periode itu dalam bentuk dongeng atau ‘cerita-silat’.

Gaya pembasmian kejahatan ala pendekar-penumpas-kejahatan ini pada awalnya memang disambut dengan gegap gempita oleh masyarakat pada era kekuasaan Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto, atas alasan keresahan yang dialami oleh masyarakat dengan naik-drastisnya tingkat kejahatan, khususnya di kota-kota besar Indonesia.

sga-kotakcoklatPenembakan misterius juga merupakan bukti dari penggunaan kekuatan militer dalam mengatur peri kehidupan masyarakat. Militer, sebagai pemegang kekuatan bersenjata, dengan giat dan ligat menumpas orang-orang (yang dicurigai) pelaku kejahatan. Uniknya, seperti yang tersua dalam cerita Bunyi Hujan di atas Genting dan Grhhh, ciri khusus pelaku kejahatan yang salah satunya dijadikan acuan adalah ciri yang kini bolehlah disebut dangkal: tubuh bertato. (resensi buku ‘penembak Misterius’ karya Seno Gumira Ajidarma)

Tapi tetap saja setiap kali hujan reda, di mulut gang itu tergelataklah mayat bertato. (Bunyi Hujan di atas Genting)

Reserse Sarman memperhatikan bahwa di tubuh yang mulai mencair itu masih terlihat sisa-sisa tato. (Grhhh)

petrus

Mungkin memang benar bahwa kebanyakan pelaku kejahatan (kecil) adalah orang-orang yang bertato. Tapi apa semua orang bertato adalah penjahat? Sepertinya dari titik peristiwa ini pula semakin kuat citra stereotipikal tentang tato yang beredar di masyarakat luas. Perlu diingat, sampai sekarangpun masih dengan terang tersisa jejak trauma tato itu di mata publik.

Yang menarik dan harus diperhatikan dari penumpasan kejahatan gaya Batman ini adalah bahwa, dari sekitar 10.000 korban yang bergelimpangan akibat timah panas petrus, dapat dikatakan semuanya adalah pelaku kejahatan ‘kecil’. Mereka adalah orang-orang yang dicurigai sebagai perampok, pencuri, preman, bandar judi, dsb, bahkan banyak sekali yang ternyata sudah menyandang gelar ‘mantan penjahat’. Lagipula, belum pernah ada terdengar seorang anggota DPR yang korup menjadi korban petrus.

*** MEDIA MASSA DIBUNGKAM***

Sebenarnya, karena keresahan yang terjadi, pemerintah sudah melarang pers untuk meliput hal-hal yang bersangkutan dengan petrus pada Agustus 1983. Padahal, sampai 1985 petrus masih merajai jalanan. Inilah usaha pemerintah untuk menghilangkan ingatan masyarakat akan petrus. Mediamassa, sebagai sumur informasi paling populer, adalah target yang jitu untuk dibungkam. Pada titik tertentu, penghilangan sesuatu isu dari mediamassa berbanding lurus dengan hilangnya perhatian khalayak terhadap sesuatu isu tersebut. Dengan cerdik, pemerintah dapat membaca relasi-berbanding-lurus ini. Dan dengan picik dibungkamlah jurnalisme.

Walau bagaimanapun, kecaman bertubi-tubi tetap berdesing datang dari berbagai pihak: kalangan DPR, pembela HAM, orang-orang peduli penegakan hukum, dan masyarakat sendiri, yang ternyata menjadi resah dan ketakutan karena mencekamnya situasi yang diciptakan oleh petrus.

Dari segi penegakan hukum, misalnya, ada Adnan Buyung Nasution yang dengan keras menentang pelecehan yang dilakukan pihak militer secara terang-terangan terhadap supremasi hukum. Seno juga tidak lupa menyelipkan hal ini dalam kebimbangan tokohnya di cerita Keroncong Pembunuhan. Si juru-tembak-tepat yang dibayar untuk membunuh seseorang itu bahkan dengan jelas mempertanyakan,

Aku menatap lagi matanya, pengkhianat yang bagaimana?
“Pengkhianat yang bagaimana? Kenapa tidak diadili saja?”

Lebih lagi, tidak dapat dipungkiri, situasi mencekam memang benar-benar meruak dan menghantui kehidupan masyarakat pada saat itu. Masyarakat, yang tadinya mendukung karena tingkat kejahatan menurun drastis, berbalik menghujat petrus karena kengerian yang diakibatkannya dan kealpaannya memberantas kejahatan secara adil dan menyeluruh. Petrus memang berhasil menciptakan trauma di tengah-tengah masyarakat. Mayat yang bergelimpangan menjadi pemandangan yang selalu menemani matahari menyapa bumi. Kondisi apa ini? Seakan-akan tidak ada masalah lain saja. Seakan-akan kejahatan (kecil) yang meningkat pada masa itu datang dengan sendirinya. Petrus adalah sebuah program yang dilaksanakan dengan eka-sudut-pandang. Tidak disadari bahwa kepelikan masalah ini adalah (hanya) sekepul asal akibat dari suatu bara yang menyala dalam sekam. Trauma ini digugat oleh Seno dalam Grhhh:

“Pembantaian itu kesalahan besar, Pak! Generasi kita kena getahnya! Orang-orang itu tidak rela mati, Pak! Mereka membalas dendam!”

suhartoTindakan Pemerintah kala itu ala Agen CIA dan FBI-nya Amerika ini belakangan, diakui Presiden Soeharto, sebagai inisiatif dan atas perintahnya.

Ini sebagai shock therapy,”

kata Soeharto dalam biografinya, Soeharto: Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya.

Pada saat penembak misterius merajalela, para cendekiawan, politisi, dan pakar hukum angkat bicara. Intinya, mereka menuding bahwa hukuman tanpa pengadilan adalah kesalahan serius. Meski begitu, menurut Soeharto,

Dia tidak mengerti masalah yang sebenarnya.”

Mungkin tidak terlalu keliru untuk menafsir bahwa yang dimaksud Soeharto sebagai orang yang mengerti masalah sebenarnya adalah dirinya sendiri.

Sayang, petrus hanya berlaku untuk preman kelas teri, mereka yang merampok karena lapar. Sayang, petrus tidak berlaku untuk preman berdasi, mereka yang mencuri karena mereka rakus…

Artikel ini bersumber dari Berbagai Sumber termasuk buku ‘Penembak misterius’ karya Seno Gumira Ajidarma


About these ads

Aksi

Information

21 responses

12 01 2009
dennie

Wah…ngeri yah.
main tembak aja…

12 01 2009
deya

sekali-kali, kadang perlu juga shock therapy.
kapa ya, untuk preman yang menyamar sbg wakil rakyat ??

12 01 2009
deltapapa

kampung saya di tepi hutan, dulu banyak dibuang mayat korban petrus di sana

12 01 2009
Unche

untuk sesekali shock terapi spt itu diperlukan utk melindungi masyarakat kecil krn sepak terjang mrk dirasakan lgs masyarakat bawah walau hal spt itu tdk bs dibenarkan

13 01 2009
senopatiarthur

Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus online untuk para netter Indonesia. Salam!
http://pemerintahan-indonesia.infogue.com/petrus_sejarah_kelam_rakyat_indonesia

13 01 2009
abasosay

shock terapi itu salah satu tujuannya… yang pasti menanamkan rasa takut dalam diri preman2 itu biar ga macem2 lah… klo tanpa rasa takut dijamin kejahatan akan merebak… kaya sekarang ini…

14 01 2009
Abidin

memang sayang PETRUS tidak berlaku pada para koruptor, tapi seandainya berlaku kembali uang yg punya kuasa, lihat anak2 Soeharto siapa yg menjadi pengawal2 pribadi mereka kebanyakan kan ex. serdadu preman yg mata duitan, tapi yg jelas dgn adanya PETRUS saat itu banyak preman2 yg katanya benar2 karena “lapar” tapi juga tidak pandang bulu dalam merampok juga pada bersembunyi dulu, saya setuju dgn PETRUS karena preman2 juga tidak pilih korban dan PETRUS juga tidak harus pilih2 preman yg harus dilenyapkan, hukuman penjara tidak akan pernah membuat preman2 kapok, karena itu sudah menjadi kebiasaan mereka, jika sudah pernah melakukannya sekali saja

14 01 2009
Rimbo bujang

Coba kalai PETRUS dilakukan terhadap para Koruptor…. Kan OK

30 01 2009
gecrot

pndapat saya….
saya tidak setuju akan ada’a petrus karena dgn ada’a mereka hukum jadi tidak dianggap…
apapun kesalahan korban2 tsb org lain tidak berhak merenggut nyawa mereka…bukankah hukum masih berjalan dan HAM tetap harus ditegakkan…
1 hal lg org bertato bukan berarti pelaku kriminal mungkin dulu pandangan org seperti itu tapi di zaman skrg ini menurut saya tato adalah seni .

14 04 2010
Kurnia Akbar

intinya , kembalikan pemerintahan Orde Baru saja lah . warga Indonesia khususnya di Jakarta kelakuannya udah pada mirip preman . kalo Pak Harto bilang “Bumi Hanguskan” , abis udah tuh orang2 yang Demo-nya ngaco dan bikin rusuh . ngerusak citra NI aja . kita tuh udah dianggap sampah sama negara2 luar . sadar donk Warga Indonesia .

18 08 2010
jabon

by jabon

maksudnya …???

24 08 2011
arief

saya setuju kalau sekarang ada petrus lagi. karena hukum di indonesia sangat mudah dijualbelikan hukuman pun masih bisa ditawar, yang penting ada uang

20 09 2011
asd

lebih baik cuma ada 1 jenis yaitu preman berdasi daripada ada 2-2nya yang sama2 nyusahin rakyat

20 02 2012
cotofu

setuju bgt apabila di jaman skrg ini 2012 diadakan petrus jilid 2,
rakyat Indonesia ingin rasa yg aman dalam hidup.
tidak lgi takut diperkosa ketika naik angkot, takut dirampok dan dibunuh ketika pulang kerja, tidak takut lagi sama ormas” munafik yg anarkis!

laksanakan petrus jilid 2 pemerintah!!

29 08 2012
Abidin

Sejarah yang menakutkan meninggalkan kesan bahwa pemimpin negeri ini pada waktu itu adalah diktaktor..

29 08 2012
Anton

Semoga peristiwa petrus bisa di jadikan bahan renungan untuk pemimpin dan penegak hukum negeri ini.

29 08 2012
Anton

Semoga peristiwa petrus di waktu dulu,bisa di jadikan bahan renungan untuk pemimpin dan penegak hukum negeri ini.

13 09 2012
ricky

Yang penting tepat sasaran… jangan asal dor ajeeee….

12 02 2013
28 03 2013
reza al khomeini

efektif buat melenyapkan koruptor d indonsia……cm g kbayang kl slah 1 kluarg kita yg jd korban petrus……ngeriii…..smg ga akn ad petrus 2

10 04 2013
defri yonaldi

orang2 Yang membela preman.. saya rasa patut di curigai dia adalah salah satu dari mereka!
saya rasa para aktivis ham yang membela akan merubah pandangan mereka bila kejahatan itu sendiri terjadi pada dirinya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: